. banner 728x250

Survei Puspoll Pemilu 2024, Ini Prediksi 9 Parpol Yang Lolos ke Senayan, Bagaimana Nasib Partai Baru?

JAKARTA,KBN.com-Nasib Partai Baru pada Pemilu 2024 ini diprediksi masih jauh untuk mendapatkan kursi senayan. Hal tersebut diketahui dari hasil survei terbaru periode 2023.

Berdasarkan Lembaga Survei Pusat Polling (Puspoll) Indonesia merilis hasil survei terbarunya periode Desember 2023, partai lama masih menguasai kursi senayan di Pemilu 2024.

“Elektabilitas Partai papan atas masih didominasi 3 partai yaitu PDIP, Gerindra, dan Golkar. Di papan tengah ada PKB, PKS dan Nasdem,” kata Direktur Eksekutif Puspoll Indonesia Muslimin Tanja, dikutip dari Antara.

Dari hasil survei yang sama, ada sembilan parpol yang diprediksi lolos ambang batas parlemen atau parliamentary threshold dengan perolehan suara minimal 4 persen.Sementara itu, elektabilitas PPP menjadi partai terakhir yang diprediksi lolos kembali ke parlemen pada pemilu 2024 mendatang bersama dengan partai-partai lain seperti Demokrat dan PAN yang berada di atasnya.Pusat Polling Indonesia (PUSPOLL INDONESIA) menyelenggarakan survei nasional preferensi politik masyarakat. Pengumpulan data dilakukan pada 11 – 18 Desember 2024 melalui wawancara tatap muka (face to face interview) dengan menggunakan kuesioner terstruktur (structured interview).

Adapun jumlah sampel sebanyak 1.220 responden, yang tersebar di 34 Provinsi. Survei ini menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error ± (2,83 persen) pada tingkat kepercayaan 95%. Usia minimum responden adalah 17 tahun atau sudah memenuhi syarat pemilih.

Berikut elektabilitas partai politik peserta Pemilu 2024.

1. PDIP 21,1 persen

2. Gerindra 17,3 persen

3. Golkar 10,8 persen

4. PKB 7,6 persen

5. PKS 7,2 persen

6. Nasdem 6,6 persen

7. Demokrat 4,2 persen

8. PAN 4,2 persen

9. PPP 4,1 persen

10. Perindo 2,4 persen

11. PSI 1,8 persen

12. PBB 0,6 persen

13. Hanura 0,4 persen

14. Ummat 0,2 persen

15. PKN 0,2 persen

16. Gelora 0,1 persen

17. Buruh 0,1 persen.

(Tim.Red.)