. banner 728x250

Pilkada 2024, DPC Demokrat Majene-Mamuju Tidak Buka Ruang Pendaftaran

Gambar: Tim Bapilu DPD Demokrat Sulbar,Surakhmat

MAJENE,KBN.Com – Keberadaan Partai Politik (Parpol) sangat penting bagi perkembangan demokrasi, selain memiliki peran penting dalam perhelatan Pemilihan Umum (Pemilu), juga sebagai wadah untuk menyalurkan calon pemimpin yang akan turut serta dalam pemilu.

Kini momen menjelang kontestasi politik Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) 2024, pihak parpol tentu mulai memegang kunci untuk membuka ruang, baik pendaftaran, konsolidasi internal maupun komunikasi lintas parpol dan kegiatan lainnya.

Untuk menghadapi perhelatan pesta demokrasi Pilkada 2024, sejumlah parpol di Sulawesi Barat (Sulbar) membuka pendaftaran bagi para Bakal Calon (Balon) kepala daerah, baik Balon Gubernur dan Wakil Gubernur maupun Balon Bupati dan Wakil Bupati di Sulbar.

“Para balon yang mendaftar tentu akan melalui seleksi dan penyaringan dalam mengikuti Pilkada 2024,” terang Surakhmat Tim Bappilu DPD Demokrat Provinsi Sulbar, Selasa (23/04/2024).

Surakhmat menyatakan, untuk Partai Demokrat terdapat perbedaan dengan parpol lainnya, karena DPC Partai Demokrat Majene dan Mamuju sudah mengunci ruang pendaftaran bagi Balon Bupati dan Wakil Bupati kedua Kabupaten.

“Artinya, DPC Partai Demokrat Majene dan Mamuju sudah punya kandidat calon bupati dan wakil bupati yang akan diusung,” jelasnya.

Disebutkan, Partai Demokrat akan kembali mengusung incumbent Hj. Sutinah Suhardi sebagai kandidat Bupati Mamuju. “Untuk pasangannya akan dijaring melalui mekanisme survei,” ujarnya.

Untuk hajatan masyarakat pada pilkada Kabupaten Majene 2024 lanjut Surakhmat, partai Demokrat akan kembali mengusung calon tunggal pasangan Bupati dan Wakil Bupati Majene sebagai petahana.

“H. Andi Achmad Syukri dan Aris Munandar atau AST-ARIS akan kembali berpasangan di Pilkada tahun ini, kedua pasangan ini adalah kader partai Demokrat berdasarkan survei kami,” cetus mantan Ketua KPU Majene itu.

Dikatakan, ruang pendaftaran Balon Bupati dan Wakil Bupati untuk kabupaten lainnya di Sulbar tentu masih tetap terbuka, seperti Kabupaten Mamasa, Polman, Mamuju Tengah dan Pasangkayu melalui DPD Demokrat Sulbar dan DPC Kabupaten.

“Keputusan ini berdasarkan hasil rapat koordinasi DPD Partai Demokrat Sulbar bersama 6 DPC kabupaten se-Sulbar yang dipimpin Ketua DPD Demokrat Sulbar H. Suhardi Duka pada Minggu 14 April 2024 di Hotel Maleo Mamuju,” urainya. (W)