. banner 728x250

Penundaan Pilkades 43 Desa Di Kabupaten Majene Sudah Final

Majene,Kabar Baru Nusantara.-Penundaan Pikades di Kabupaten Majene sudah terjawab.Setelah melalui berbagai polemik pasca terbitnya surat pernyataan Bupati Majene, Nomor: 014/688/2023 Tentang Penundaan Pilkades, kini semua telah terjawab dengan setelah terbitnya surat dari Kementerian Dalam Negeri, Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Nomor:100.3.5.5./3299/BPD pada tanggal 24 Juli 2023.

Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa berkenaan dengan surat bupati Majene nomor. 140/1040/VII/2023 Tanggal 7 juli 2023, perihal permohonan penjelasan surat menteri dalam negeri Nomor. 100.3.5.5/244/SJ tanggal 14 Januari 2023, perihal Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa pada masa pemilu dan pilkada serentak.

Berdasarkan Hasil penjelasan Bupati Majene, Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa menyampaikan hal sebagai berikut:

1.Berdasarkan Pasal 41 ayat (1) peraturan pemerintah nomor 47 tahun 2015 tentang perubahan atas peraturan pemerintah nomor 43 tahun 2014 tentang peraturan pelaksanaan Undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang Desa menyatakan bahwa pemilihan kepala Desa dilaksanakan melalui Tahapan: (a). Persiapan, (b). Pencalonan, (c). Pemungutan Suara, dan (d). Penetapan.

2. Sehubungan dengan hal tersebut diatas, maka: a. Surat menteri Dalam Negeri sebagimana tersebut diatas diantaranya Menyampaikan kepada Bupati/wali kota untuk menyelenggarakan seluruh tahapan pemilihan Kepala Desa termasuk Tahapan pelantikan Calon kepala Desa terpilih sebelum tanggal 1 November 2023.

b. Dalam hal masa jabatan kepala Desa Berakhir pada tanggal 28 November 2023, maka sesuai dengan penjelasan surat sebagaimana dimaksud huruf a agar di dilakukan penundaan sampai berakhirnya pelaksanaan pemilu dan Pilkada serentak Tahun 2024.

Bupati Majene saat di konfirmasi Via telpon menyatakan bahwa Dengan diterbitkannya surat Dari Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa diatas, maka kami selaku Pemerintah Daerah dalam hal ini Bupati Majene menyampaikan bahwa Pilkades akan dilaksanakan Setelah Pemilu dan Pilkada Serentak 2024 telah selesai dilaksanakan sesuai Amanah pada Surat Dari Kemendagri. Selasa, (25/7/2023)

“Surat dari Mendagri pada tgl 24 Juli 2024 tersebut telah menjelaskan kepada kita semua tentang Rangkaian dan juga Alasan dilaksanakannya penundaan Pilkades serentak di kabupaten Majene, olehnya itu Kita akan melangsungkan Pilkades serentak setelah Pemilu dan Pilkada serentak 2024 telah selesai.” Ucap Andi Syukri.

Dirinya berharap agar apa yang menjadi ketetapan pemerintah pusat dan daerah tersebut bisa dihargai dan dimaknai dengan cara yang Positif sehingga agenda Nasional yang akan dilaksanakan dalam Waktu dekat ini bisa terlaksana dengan baik Pula.

“Ini telah menjadi keputusan/Ketetapan Final dari pemerintah baik itu pemerintah Daerah maupun pemerintah pusat, olehnya itu mari kita sama-sama menghargai Kep tersebut dan menciptakan kondisi Keamanan yang kondusif menjelang Gelaran Agenda Nasional di depan mata.” Tutup Bupati AST.  (WH)