. banner 728x250

Pemdes Lalatezdong dan Puskesmas Sendana Gelar Sosialisasi Manfaat Donor Darah

Pemdes Lalatezdong dan Puskesmas Sendana Gelar Sosialisasi Donor Darah Di Aula Desa Lalatezdong selasa 3/06/2024

MAJENE,KBN.Com– Pemerintah Desa(Pemdes) Lalatezdong Kecamatan Sendana Kabupaten Majene kerja sama dengan Puskesmas Sendana  mengadakan Sosialisasi tentang Manfaat Donor Darah di Aula Kantor Desa Lalatezdong, Selasa (3/6/2024).Kegiatan kita Peduli dan Berani Menjadi Kader Donor Darah.

Kepala Desa Lalatazdong Ridwan Maruseng melalui  Sekertaris  Desa (Sekdes)
Supirman Arifin,menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan bersama dengan Pemerintah Desa dan pihak Puskesmas Sendana sebagai bentuk peduli kemanusaian.Sosialisasi diharapkan masyarakat dapat memahami begitu  betah pentinya setetes darah bisa kita sumbangkan untuk orang lain.

Supirman,lebih jauh memberikan pemahaman kepada peserta sosialisasi bahwa kegiatan ini digelar bersama dengan kegiatan donor darah  oleh pihak Puskesmas sendana sebagai bentuk pedulih dan enpati  terhadap sesama,”

“Harapannya setelah sosialisasi akan ada pemahaman  tentang manfaat  donor darah,juga bisa ada penambahan jumlah pendonor,dikalangan masyarakat
sehingga akan muncul kader donor darah diDesa ini,
” harapnya.

Kepala Puskesmas Sendana Darmawaty,sebagai pemateri mengatakan,dalam kegiatan ini dirinya berharap akan memunculkan kader donor darah dari  masyarakat desa Lalatezdong untuk menjadi pelopor pendonor darah di Kecamatan Sendana.Menjadi kader donor darah adalah kegiatan sosial yang bermanfaat,” tukasnya.

Dia menyampaikan, bahwa pendonor adalah proses pengambilan darah dari seseorang secara sukarela dan ditampung dibank darah untuk digunakan untuk trasfusi darah yang membutuhkan.

“Selain  itu,ada beberapa syarat bagi pendonor darah usia dewasa 17 sampai 60 tahun, tekanan darah 120 sampai 150, berat badan diatas 50kg, kondisi dengan dilakukan skrening dan pemeriksaan awal,” jelas Darmawaty.

“Adapun manfaat donor darah bagi pendonor adalah bisa mengetahui kondisi kesehatan, menumbuhkan kepedulian dan gotong royong dan bisa membantu orang lain yang membutuhkan,” imbuhnya.

Dijelaskan oleh Darmawaty, bahwa Pemkab Majene saat ini telah meluncur Program Ladamanis untuk pelayanan darah secara gratis.

“Karena proses pengolahan  darah di PMI kabupaten Majene dibiayai oleh pemerintah.Meski gratis kualitas darah tetep terjaga karena dalam proses pengolahan bekerja sama dengan rumah sakit RSUD dan PMI Majene,” tambahnya.

Dia juga mengimbau agar masyarakat dapat terus melakukan donor darah untuk menjaga ketersedian stok darah di bank darah PMI Majene. “Karena setetes darah bisa menyelamatkan nyawa seseorang,dan sangat bermanfaat untuk kelansungan hidup seseorang yang  butuh darah, ” pungkas.(W)