. banner 728x250
Daerah  

Kadis Dinkes:Imbau PKM Lakukan Langkah Preventif dan Antisipasi Pencegahan DBD

Majene,Kabarbarunusantara.com–Upaya pencegahan dan pengendalian Demam Berdarah Dengan (DBD) tentu melakukan sejumlah langkah antisipatif.

Salah satu langkah, dengan mengingatkan kembali kepada lintas sektor, fasilitas kesehatan dan masyarakat terkait.

Langkah ini juga disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Majene dr. Rakhmat Malik tentang kewaspadaan DBD kepada para Kepala Puskesmas (PKM) di Majene.

“Hal ini juga berdasarkan Surat Edaran Gubernur Provinsi Sulawesi Barat Nomor 5 Tahun

2024 Tentang kewaspadaan Peningkatan Kasus DBD dan data Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR),” terang Rakhmat, Selasa (19/03/2024).

Rakhmat berharap, kepada para Kepala PKM jajarannya untuk dapat melakukan langkah preventif dan antisipasi dalam menurunkan insiden kasus DBD di wilayah kerjanya.

“Beberapa rekomendasi kegiatan dapat dilakukan dalam penanggulangan DBD, diantaranya melakukan pembinaan, pengawasan rumah sakit dan PKM dalam rangka pelaporan data pasien DBD secara tepat dan benar dalam waktu 1 x 24 jam,” ujarnya.

Selain itu, juga dilakukan pemeriksaan dan diagnosis DBD, dan tidak hanya melakukan dengan melihat gejala klinis namun menegakkan dan ditunjang dengan hasil pemeriksaan laboratorium (RDT NS-1, Ig.M, Ig.G: Trombosit dan Hemat Rit).

“Dan tetap aktif melakukan promosi kesehatan terkait DBD dan pembentukan kader 1 rumah 1 Jumantik dan melaksanakan aksi gerakan serentak pemberantasan sarang nyamuk “GERTAK PSN” melalui kegiatan menguras, menutup dan memanfaatkan mendaur ulang barang bekas plus mencegah gigitan nyamuk (3M Plus) dengan cara mengimplementasikan “Gerakan Jumat Bersih dan Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik (G1R1J),” pungkasnya.(Wh)