. banner 728x250
Daerah  

Ast,Berharap Baca Alqur’an Di Tanamkan Dalam Diri Generasi Kita

Bupati Majene,H.Andi Achmad Syukri Tamalele,Bersama Ibu Bupati di dampingi Kadispora Majene dan Camat Tubo,di acara Penamatan Siswa SD Sekecamatan Tubo Sendana Rabu 12 Juli 2024.

MAJENE – Bupati Majene Andi Achmad Syukri Tammalele kembali menegaskan bahwa pembinaan keagamaan di sekolah-sekolah perlu ditingkatkan sebagai sarana efektif guna mencegah prilaku yang bertangan dengan norma hukum dan agama di daerah ini.
Hal ini disampaikan oleh Bupati Majene Andi Achmad Syukri Tammalele saat menghadiri acara khataman Alqur’an dan Messawe Totamma tingkat sekolah dasar (SD) se Kecamatan Tubo Sendana, Selasa, 12/6/2024.

Agenda penamatan siswa SD sederajat menjadi agenda tahunan yang diselenggarakan oleh pemerintah setempat. Bagi siswa SD yang dinyatakan lulus hingga meraih prestasi dan tamat mengaji maka mereka berhak mengikuti rangkaian kegiatan Messawe Totamma. Siswa siswa itu diarakan keliling kampung dengan menaiki kuda sembari diiringi beduk rebana menambah suasana menjadi meriah.
Bupati Majene Andi Achmad Syukri pun memberikan apresiasi kepada pemerintah kecamatan, para kepala sekolah, para guru dan panitia pelaksana atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Saya mengucapkan penghargaan dan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam acara ini. Kegiatan ini tentu selaras dengan visi misi kami dalam mewujudkan Majene Unggul Mandiri dan Religius,” katanya.

Pembinaan keagamaan kata Bupati memiliki peran pundamental terhadap masa depan generasi muda seperti halnya baca tulis Al Qur’an.

“Sekali lagi saya ucapkan selamat kepada anak-anakku yang pada hari ini akan melakukan arak-arakan sebagai bentuk penghargaan dalam menyelesaikan khataman Al Qur’an secara bersama sama,” ucapnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, berarti semua yang terlibat dalam kegiatan ini memiliki komitmen dan kepedulian terhadap perkembangan pembinaan keagamaan di daerah.

Khatam Al Qur’an kata Bupati, bukan berarti tamat membaca Alquran. Namun demikian, anak-anakku diharapkan tidak meninggalkan minat membaca terhadap kitab suci Al-Qur’an itu sendiri

“Mari bumikan membaca Alquran di bumi Assamallewung ini. Dengan begitu, pembinaan keagamaan di daerah kita semakin membaik,” kuncinya.***