. banner 728x250
Daerah  

AST : Launching Penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD)

Majene, kabarbarunusantara.com – Pentingnya keberadaan dan fungsi dari Identitas Kependudukan Digital diharapkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Majene seluruh
pemberkasan atau pendokumentasian akan mengarah kepada digitalisasi.

“Tidak bisa kita pungkiri, seiring kemajuan zaman dan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi informatika, maka seluruh pemberkasan atau pendokumentasian dapat disimpan secara digital pada memory handphone penduduk,” pesan Bupati Majene Andi Achmad Syukri pada Sosialisasi Kebijakan Administrasi Kependudukan Penyelenggaraan Identitas Kependudukan sekaligus Launching Penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Majene di Aula Kantor Disdukcapil Majene, Senin (12/12/2022).

Ia mengemukakan, penyimpanan dokumentasi penduduk tentu harus memenuhi syarat, diantaranya memiliki handphone android atau smartphone. “Dan daerahnya harus ada jaringan dan masyarakat bisa menggunakan teknologi, mendownload aplikasi Identitas Kependudukan Digital, serta memiliki email yang aktif,” tuturnya.

Disebutkan, wilayah Majene masih memiliki titik yang belum dapat mengakses jaringan internet bahkan tidak ada jaringan internet. “Inilah yang menjadi pemikiran kita karena program ini menggunakan aplikasi, sehingga proses perubahan ke era digital dapat dilaksanakan secara bertahap dan nantinya yang belum memiliki handphone maupun tidak ada jaringan tetap dilayani dengan bentuk fisik dan layanan manual seperti yang ada saat ini,” ujarnya.

Bupati Majene mengungkapkan, kependudukan dan pencatatan sipil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk memudahkan akses data diri melalui Smartphone berbasis android.

“Merujuk pada arahan Dirjen Dukcapil, penerapan identitas kependudukan digital untuk tahap awal ini akan diterapkan pada pegawai di lingkungan Disdukcapil Kabupaten dan Kota, selanjutnya pegawai ASN seluruh Indonesia, kemudian mahasiswa dan pelajar,” terangnya.

Dijelaskan, ketersediaan jaringan juga menjadi masalah krusial dan vital untuk mendukung program ini. “Disinilah kita berharap seluruh pihak dapat meningkatkan sinergitas, memetakan apa yang menjadi permasalahan yang ada, karena selain SDM masyarakat yang perlu ditingkatkan melalui edukasi teknologi komunikasi, juga harus membenahi seluruh jaringan komunikasi yang ada di wilayah Kabupaten Majene ini,” harapnya.

Hadir dalam launching, Sekda Majene Ardiansyah, para Staf Ahli Bupati, para Asisten Setda Majene, para Kepala OPD Lingkup Pemkab Majene. (W)