. banner 728x250

Ast-Aris:Tetap Berpasangan di Pilkada Serentak 2024,Kader Terbaik Partai Demokrat

MAMUJU,KBN.com-Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat secara resmi menugaskan lima orang kader terbaiknya untuk ikut bertarung pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024 di empat kabupaten di Sulawesi Barat (Sulbar) mendatang.

Dimana surat penugasan tersebut ditandatangani langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat, Teuku Riefki Harsya, yang dibacakan oleh Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulbar, Abdul Wahab, saat menggelar konferensi pers di Sekretariat DPD Partai Demokrat Sulbar,Selasa (6/2/24)

Wahab menyampaikan, pihaknya telah resmi menerima surat penugasan terhadap lima orang kader terbaik yang nantinya akan bertarung pada Pilkada serentak 2024 di empat kabupaten di Sulawesi Barat (Sulbar).” Ujarnya kepada media.

“Iya kami telah menerimah surat tugas, ada lima kader kami, yakni Siti Sutinah Suhardi sebagai Calon Bupati Mamuju, Syamsul Samad Calon Bupati Polman, Achmad Syukri Calon Bupati Majene, Aris Munandar calon wakil bupati Majene, dan Arsal Aras Calon Bupati Mateng,” jelasnya.

Wahab menyampaikan, ada dua kabupaten, yakni Mamasa dan Pasangkayu, pihak DPP Partai Demokrat masih mempertimbangkan kader yang akan ditugaskan, menurutnya saat ini belum ada kader yang memiliki peluang besar di dua kabupaten itu.

“Penugasan ini dilakukan DPP Partai Demokrat setelah ia melihat potensi yang dimiliki kader-kader di daerah tersebut. Untuk Majene sendiri, sudah satu paket ditugaskan, bupati dan wakilnya. Sedangkan yang lain hanya penugasan untuk bupati,” pungkasnya.

Sementara itu,Ketua DPC Partai Demokrat Mamuju Suraidah menyampaikan,pengumuman penugasan ini dilakukan lebih awal,dan ini membuktikan bahwa Partai Demokrat sudah siap menghadapi Pilkada 2024.

Kata Suraidah, ke empat nama yang telah diberikan surat tugas, mereka akan bertugas untuk mencari sendiri siapa yang pantas untuk mendampinginya.

“Kita memberikan keleluasaan untuk menentukan wakilnya, yang nantinya akan dievaluasi,”ungkap Suraidah.(*)